Selasa, 08 September 2015

Angin dan aku lalu kau. (Part 2)

Pagi ini aku berada di suatu tempat yang berbeda. Bersama angin.
Kau tak bersamaku. Aku juga masih mencintaimu walaupun kau tak tau.
Kita akan bertemu lagi aku harap. Ya itupun jika Tuhan jg menghendakinya.

Kau tau? Pagi ini juga aku siap benar untuk meninggalkan rumah lama serta dinding-curhatanku tentangmu.
Sampai bertemu, ya itu kalau kau mau.

1 komentar:

  1. iya aku mau, seperti musim lalu...
    kenekatanmu di pacu rindu..
    datang menghampiriku dengan kerudung biru
    iya, di caffe itu pukul satu lebih berjibaku..
    aku berhak rindu!? sepertinya tidak.
    rindu telah habis menelanku..
    memaksa waktu melupakanmu
    tp percayalah, dlam sari sarinya..
    sajak kerinduanmu tlah habis kubaca..
    kini tumbuh bulir nestapa..
    bunga bunga yg tak henti menyanyikan
    lagu ku,
    iya, lagu senandung rindu
    lagu tentang rindu yg di senandungkan katamu.

    "inf"

    BalasHapus