Kamis, 29 Maret 2012

desah makhluk berfikir

ketika kamu berat mengutarakannya.kamu dapat diam untuk sesaat. jika masih saja susah untuk meneriakkannya.cobalah untuk ikuti dan fokus pada ritme cerita. seandainya mulut ini terkunci rapat terkadang kau harus tetap mencoba dan tetap pada alurnya. bila suara enggan menghentakkan kekuatannya maka segeralah bertemu dengan makhluk berfikirmu.temui dan ungkapkan semua, bahwa kau menyimpan derita bahkan cinta yang bersembunyi didalam benak. berbicaralah dengan rangkaian kata yang kau susun indah di atas surat cinta. dengarkan tiap huruf yang menyentuhmu. biarkan dan bebaskan tangan-tangan menari diatas sebuah kertas kehidupan yang lahir bukan karena makhluk itu tapi hatimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar