dengarkan percakapan antara hati dan pikiran;
P: apa itu cinta?
H: cinta itu ungkapan emosi
P: benarkah? coba jelaskan mengapa bisa cinta sang perempuan timbul tanpa ada tatapan langsung dari sang lelaki sebelumnya?
H: *berfikir*
P: dan bagaimana bisa cinta sang perempuan itu hadir tetapi tetap tidak ada percakapan kepada sang lelaki?
mungkinkah cinta itu bisa tumbuh tanpa perkenalan?
H: *tetap berfikir*
P: apakah cinta sang perempuan harus berakhir bila sang lelaki tak memberikan "signal-cinta"?
H: ikuti saja ritme emosi dalam cinta, bila kau tak sanggup untuk menahannya, lepaskan dan dapatkan jawabanmu sendiri. setelah itu berjanji untuk memilih (melanjutkan emosimu) atau (menemukan emosi yang baru).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar