Salah satu malam adalah malam terburuk.
Apa yang tak kulakukan membuat tangisku sesenggukan akut.
Bukan karena ceng-ceng-an mereka tapi mengapa aku berada disitu pada kejadian terjadi.
Aku menangis karena menyesali apa yang tak ku perbuat.
Aku menangis karena begitu bodoh berada disana dan merasa bersalah pada apa yang tak ku perbuat.
kanvas yang digambar dalam goresan kebohongan, cat penyesalan atau terkadang arsiran cinta.
Senin, 16 Juni 2014
Sabtu, 14 Juni 2014
telunjuk menggoyangkan kelopak mata dan membasahi jendela kehidupan
kantuk tak dapat di tahan tetapi perasaan tak dapat berhenti
daun talas bagai atap bagi kami yang teduh
tapi hati tetap murung di antara semut-semut yang berkelompok
apa hati memerintah otak untuk menggerakan telunjuk agar membasahi mata dan akhirnya meneteskannya
aku bukan semut yang tak berkelompok
atau aku juga bukan semut yang buruk rupa
aku tetap semut yang tak bersemangat dan tak bergairah
aku akan mencari gula saat ini
untuk cadangan bila aku berniat untuk kerumah tringgiling
dan aku akan hilang bersama kotorannya
Minggu, 08 Juni 2014
Mata hawa tak akan berdusta.
tatap bukan mencari jawaban.
Berjalanlah menuju titik terakhir.
Agar kau menemukan pelabuhan.
Labuhkan bila itu sudah di ambang pelayaran.
Setelah bersandar di tepian, karangkan dan tutup layar sebagai kemudi.
Bertemu dan bercinta pada tatapan
Serupa dengan berendam di air dingin di siang hari.
Yogyakarta, 8 juni 2014
Pantai parangtritis.
Langganan:
Postingan (Atom)