Minggu, 09 Agustus 2015

Dirimu adalah api yang merubahku-kayu menjadi arang lalu rapuh.
Seminggu kemudian, dirimu juga air yang merubahku menjadi padam ketika terbakar.

Bagai sesal dan semangat.
Aku tidak tahu cara mengakhiri apa yang telah aku mulai hampir sebulan yang lalu.
Aku masih mencintaimu, di hari ke 28.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar