Rabu, 19 Agustus 2015

Aku berada di sebuah stasiun kota dan baru saja remaja memakai kacamata-rambut lurus hitam melewatiku yang terburu-buru masuk kereta dengan tujuan jakarta.

Lagipula sepasang-kulit-putih bukan pribumi ini duduk di-ketiga-depanku dan langsung dapat kupandangi mereka menciumi leher pasangannya tersebut. 

Mulai iri berlagak risih kualihkan pandanganku menuju orang-orang yg sedang berdiri menunggu kedatangan kereta di jalur 5.

Yak, masih sama. Malam ini banyak sekali bule-bule dengan keril besar sedang bercumbu mesra.

Jangan salah sangka. Aku tak bermaksud membahas tentang percumbuannya. Tapi ya dicumbu mencumbu tetap masuk di dalamnya.

Oke, ini sumpah serapahku. Seakan menguatkan diri. Perjalananku nanti akan juga seasik itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar