Suatu malam aku hanya ingin berdiam.
Menaruh kepala di atas tumpukan buku.
Mengunci semua lubang agar tak ada seorang yang menanyaiku.
Aku berada didalam rumah semut sekarang.
Aku bisa menangis dan berteriak selantang pengeras suara mesjid ditengah kampusku.
Tapi aku tak ada alasan untuk menangis, merengek dan mencaci. Jangan tanya lagi. Aku hanya ingin itu.
Sudahlah...... tinggalkan aku pada suatu malam kesedihanku.
Lekaslah tidur dan kembali pada esok pagi.
Agar aku tak ada celah menyakitimu di malamnya dan menyesal di paginya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar