Kakiku lelah untuk menopang kegelisahan,
Tapi aku tak bisa berjalan lagi.
Otakku tak ingin di sumpel kata semangat,
Tapi aku tak dapat berhenti.
Berlari melawan angin, aku akan kalah.
Berjalan bersama angin, aku akan tinggi.
Tapi kenyataan tak perlu angin untuk menegakkan badan ini untuk tetap bergerak.
Aku hanya memerlukan hujan untuk menyamarkan air mata yang jatuh.
Setelah puas, aku berganti baju dan mengulang kebenaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar