Minggu, 19 Juni 2016

hani, tya kangen!

Tya: "Ketika jatuh dari cinta yang terus dilakukan adalah meresapi kalimat cengeng untuk mencari kebenaran atas rasa sakit dan terus mengumpat untuk membenahi rasa sesal."

Hani: "Cinta. Ketika kita masuk ke dimensi itu, sudah semestinya kita tidak akan memberi tahu seberapa sakitnya kita dibuatnya. Cinta."

Tya: "Cinta bak tuhan yang maha kuat membolak-balikkan rasa. mungkin jujur dan tangis dalam doa yang dapat menguatkan hati manusia. Begitulah kuasa cinta."

Hani: "Bila diamku saja sudah berarti mencintaimu, maka tak perlu kamu meminta aku untuk terus mengucapkannya."

Tya: "Semudah kata dihapus dan terlupa. cinta bukan soal berkata, atau menjelaskan tapi bagaimana cinta menjelma sebagai jiwa. Mati bila ditakdirkan mati."

Hani: "Banyak luka yang aku biarkan sembuh dengan sendirinya. Kamu tak perlu datang lagi jika untuk sekedar bertanya aku perlu obat apa."

Tya: "Kau adalah luka baruku, sekarang. bersarang menahun."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar