Bagaimana pun suka cinta sayang bernafas makan bahkan buang air besar memiliki alasan.
Omong kosong dan terlihat tidak masuk akal seorang pria menyatakan perasaan tanpa sedikit dayuhan lebih keras untuk membawaku kepinggir sungai.
Kau akan membawaku ke hulu atau ke hilir sayang? Mati tenggelam atau mati kehabisan bahan makanan?
Oh iyaa kita bisa memakan satu sama lain, itu pun kalau kau membiarkan aku sedikit demi sedikit mengigiti kulit kemudian organ tubuhmu.
Aku ingin kau mendayuh terlebih dahulu dan kita akan berjalan bersama.
Kalau kau letih aku akan mencarikan kau air dan mungkin buah segar.
Ingat kau pernah meninggalkanku pada perjalanan kita dahulu?? Itupun tanpa melewati sungai.
Kau payah!
Bagaimana kalau kita batalkan saja perjalanan kedua ini?
Aku rasa aku kau tak sanggup untuk mendayuh, berjalan dan tetap bersamaku.
kanvas yang digambar dalam goresan kebohongan, cat penyesalan atau terkadang arsiran cinta.
Selasa, 14 Oktober 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar