Kamis, 19 Juli 2012

memoriableeeeee :')

seminggu yang lalu, aku terbaring di rumah sakit dan memulihkan badan yang tadinya kaku disuntikkan obat bius. tepat pukul 17.15 aku memasuki ruang operasi. di benakku hanya terisi dengan pertanyaan yang harusnya tak ku pertanyaakan. jelas, kematian yang ku takuti. rasa sakit bukan lagi penyebab untuk mengatakan tidak untuk melakukan operasi ini. "apakah ini benda yang terakhir ku lihat? *melihat lampu di ruang operasi yang tepat diatas tubuhku* apakah duniaku berakhir di meja operasi ini?? atau bahkan dapat tersadar tetapi sesuatu yang buruk terjadi pada diriku dan dapat mengakhiri hidupku???" cuma kematian yang memenuhi otakku. aku tak bohong! aku rasa, aku takut, karena aku tak punya perbekalan apapun untuk menemui Tuhanku :'(

ketika namaku di panggil pertama kalinya, aku dapat melihat lampu yang ada di ruangan operasi sudah di padamkan dan tubuh kaku ku berlalu menjauhinya. mataku tetap tertutup, terasa berat, tetapi aku dapat mendengar dengan jelas apa yang mereka obrolkan. lalu terdengar namaku disebut dari suara yang berbeda, sangat aku inget di kepala dan terdengar sendu. itu suara ibuku. tak terasa aku meneteskan air mata dan beberapa kali di usapkan oleh seseorang yang ada di dekatku saat itu, aku tak tahu. banyak orang tersayang yang mendampingiku dengan doa dan menungguiku hingga operasi singkat ini berakhir. 

perjalanan dari ruang operasi ke kamar tempat aku dirawat hanya sekitar 2 menit. tangisanku tetap di usapkan, dan berkali-kali ku dengar suara ibuku mencoba membuatku tenang. aku tak tahu tangan ayahku tetapi aku tahu dia membantu mengangkat tubuhku berpindah dari kasur dorong ke kasur perawatan. aku berdoa, ini akan menjadi awal yang baik karena "mereka" 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar