kawan dunia maya yang hampir tiga tahun menemaniku,
terasa hambar.
ceritanya tak lagi membuatku terpana penuh cinta.
leluconnya yang tak mampu menggelitik sanubari.
kepintarannya yang tak menimbulkan efek mempesona,
sertaaaaaa kata-kata hangatnya yang tak lagi terucap.
dulu, hari-harimu selalu kau lewatkan dengan merindu.
kata mesra yang selalu kau lontarkan untukku, masih ingatkah?
kau membuatku dan selalu membantuku berdiri karena sanjunganmu.
lawakkan berbeda kebudayaan dan negera ini aku selalu dapat mengerti.
dan inilah bagian terbaik untukku, saat perpisahan.
ketika kami akan mengakhiri pembicaraan hari itu,
kau selalu memastikan untuk melanjutkan pembicaraan keesokan hari.
dan tak lupa dirimu memberi pelukan bahkan kata cinta untuk ku.
"kembalilah, aku merindu"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar